MINHASA,- WARTAKAWANUA.my.id,- Kondisi bangunan pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas ll B Tondano kian mendapat sorotan dari Masyarakat Kabupaten Minahasa.
Bangunan yang hanya dapat menampung 195 Orang Warga Binaan kini dihuni oleh 460 Orang sebagaimana hasil kunjungan Wartakawanua, Senin (12/10-2026).
” Kapasitas bangunan hanya untuk 195 Orang, dan saat ini Warga Binaan yang ada dilapas tondano sebanyak 436 orang dari yang sebelumnya ada 460 orang,” Ujar Kalapas Kelas llB Tondano Yulius Jum Hertantono.
Bertempat diruang kerjanya, Kalapas Yulius Jum Hertanto menyampaikan kepada sejumlah wartawan tentang situasi dilapas Tondano.
Kondisi ini menuai sorotan dari berbagai elemen Masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa.
” Kepadatan yang tinggi akan memicu ketegangan antar-penghuni, yang sering berujung pada perkelahian, penganiayaan, hingga kerusuhan,” Kata Medy Tendean, Ketua Investigasi Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara.
Menurutnya hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak buruk yang sistematis.
Hal senada disampaikan Noldy Lila, salah satu Ketua Organisasi Masyarakat didaerah (Laskar Manguni Indonesia).
Ia menyampaikan,”Ruang sempit dan buruknya sanitasi mempercepat penyebaran penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), Hepatitis, dan scabies (kudis),”
(UDIN)

