Minsel,–WARTAKAWANUA.my.id,- Warga Masyarakat didesa Lompad Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan dalam waktu dekat ini akan segera memanfaatkan Fasilitas Infrastruktur Jembatan yang selama ini dirindukan Warga setempat.
Progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Lompad Lama, Kecamatan Ranoyapo terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga capaian pembangunan fisik jembatan telah mencapai 70,5 persen. Kamis, 04 / 06 / 2026 Pukul 10.51 WITA.

Pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Ranoyapo dengan ukuran 50 meter x 1,2 meter tersebut mendapat pengawalan dan pendampingan langsung dari aparat teritorial Kodim 1302/Minahasa guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pada kegiatan hari ini, personel yang terlibat melaksanakan pergeseran material pasir dan kerikil ke sisi seberang lokasi pembangunan sebagai bagian dari persiapan dan kelanjutan pekerjaan konstruksi jembatan.
Meski demikian, proses pembangunan masih menghadapi kendala berupa cuaca yang tidak stabil dan hujan, sehingga mempengaruhi mobilitas material serta pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Namun, semangat dan komitmen para pekerja bersama aparat pendamping tetap tinggi untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat menjadi sarana penghubung yang vital bagi masyarakat Desa Lompad Lama dan wilayah sekitarnya. Kehadiran jembatan ini nantinya akan mempermudah akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Minahasa Selatan.
Kodim 1302/Minahasa melalui Babinsa akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan guna memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Red)

